Rabu, 28 Mei 2008

PILKADA

Tanggal 26 May, 2 hari yang lalu Kalimantan Timur mengadakan Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA). Sebagai warga yang bertanggung jawab tentunya aku ikut memilih dong. Turut menyumbangkan suara untuk kemajuan Kaltim tercinta. Walau bukan sebagai putra daerah Pulau Borneo ini, tapi aku dan suami sudah lebih dari 10 tahun mendapakan rizki dari sini.

Ternyata persaingan untuk mendapatkan posisi Kepala Daerah Kaltim berjalan dengan ketat, aku melihat informasi dari Metro TV tertanggal 27 May, hitungan yang di peroleh sebagai berikut :

QUICK COUNT PILKADA KALIMANTAN TIMUR-2008 (Hasil AKHIR 27 Mei 2008)

1. AWANG FAROEK ISHAK - FARID WADJDY 27,70 %
2. NUSYIRWAN ISMAIL - HERU BAMBANG 19,95 %
3. ACHMAD AMINS - HADI MULYADI 27,77 %
4. JUSUF SERANG KASIM - LUTHER KOMBONG 24,57 %

Sepertinya nya bakal ada putaran kedua karena tidah ada yang mencapai jumlah 30%. Wah bakal libur lagi nich..(alamak komentnya gak nasionalis banget, malu ah…). Temenku bilang, artinya Negara akan mengeluarkan biaya lagi buat Pesta Demokrasi kedua. Padahal Bangsa Indonesia lagi di rundung duka dengan kenaikan BBM diakhir bulan ini juga.

Ya sudahlah kalaupun ada putaran kedua, semoga Pesta Demokrasi ini bisa berjalan dengan lancar, tanpa huru-hara, tanpa demo-demoan, dan tanpa saling menjelek-jelekkan, yang ujung-ujungnya bisa memecah-belah.

Tentunya harapan masyratakat kaltim umumnya semoga yang terpilih menjadi Gubenur & Wagub nanti bisa merealisasikan program kerja & janji-janjinya, jangan hanya mau menikmati fasilitas jabatan, memperkaya diri sendiri, keluarga dan kroni2nya.

Pesan buat Para Pemimpin dan Kita semua “Hidup bukan sesaat di dunia fana ini saja, pertangung jawaban masih menunggu di akhirat nanti”

2 komentar:

mama icel mengatakan...

berita akhir katanya tidak ada pemilihan putaran ke2 karena sdh ada calon yg memperoleh suara lebih dari 30%..kyknya AFI tuh yg jadi...yah semoga menepati janji aja kita liat aja....

Asih Evan mengatakan...

Info dari KPUD Kaltim, kalu ada putaran kedua diperlukan dana 35Miliar. Alamak buat beliin sembako orang miskin di Kaltim aja uang sebanyak itu.